Satyagatra dan Puspaga Sinergikan Layanan Berbasis Keluarga, Langkah Strategis Wujudkan Ketahanan Keluarga di Yogyakarta

Yogyakarta – Upaya memperkuat layanan keluarga yang berkualitas terus dioptimalkan melalui kolaborasi lintas sektor. Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan Penyelenggaraan Satyagatra pada Kamis, 11 Juni 2026 di Ruang Kunti Gedung PKK Kota Yogyakarta.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas pengelola Satyagatra sekaligus membangun integrasi layanan keluarga melalui sinergi dengan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga). Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih komprehensif, responsif, dan mudah diakses oleh masyarakat. Diikuti secara aktif oleh 74 peserta yang terdiri dari penanggung jawab Satyagatra DIY, pengelola Satyagatra dari kabupaten/kota, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), pengelola Puspagatren di Kota Yogyakarta, serta jajaran DP3AP2KB Kota Yogyakarta dan Tim Kerja Pembangunan Keluarga Kemendukbangga/Perwakilan BKKBN DIY.

Satyagatra sebagai pusat pelayanan keluarga sejahtera memiliki peran strategis dalam memberikan layanan komunikasi, informasi, edukasi, konsultasi, konseling, pendampingan, hingga rujukan bagi masyarakat sesuai siklus kehidupan keluarga. Layanan tersebut meliputi konsultasi keluarga balita dan anak, keluarga remaja, calon pengantin, keluarga berencana dan kesehatan reproduksi, keluarga harmonis, keluarga lansia, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga. Seiring meningkatnya kompleksitas permasalahan keluarga, dibutuhkan sistem rujukan yang terintegrasi dengan berbagai mitra profesional. Dalam konteks inilah sinergi antara Satyagatra dan Puspaga menjadi semakin penting, khususnya dalam penanganan isu perlindungan perempuan dan anak serta penguatan ketahanan keluarga.

Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memberikan pelayanan yang komprehensif kepada keluarga. “Integrasi layanan antara Satyagatra dan Puspaga akan memperkuat upaya pencegahan serta penanganan berbagai permasalahan keluarga, termasuk perlindungan perempuan dan anak” tegasnya. Melalui kegiatan ini, Kemendukbangga/Perwakilan BKKBN DIY berharap pengelola Satyagatra semakin memahami mekanisme pengelolaan, integrasi layanan, dan sistem rujukan dengan Puspaga. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan konseling para pengelola sehingga pelayanan kepada keluarga dapat berjalan lebih optimal, responsif, dan profesional.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan menghadirkan dua narasumber dengan materi yang relevan dan aplikatif. Materi pertama bertajuk “Pengelolaan dan Integrasi Puspaga dan Satyagatra di Kota Yogyakarta serta Penanganan Kekerasan pada Anak” disampaikan oleh narasumber praktisi, Dr. Edy Wijayanti. Dalam paparannya, disampaikan pentingnya sistem rujukan yang terintegrasi untuk memastikan keluarga memperoleh layanan yang tepat sesuai kebutuhan, terutama dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak. Sementara itu, materi kedua mengenai “Peran Satyagatra dalam Pendampingan dan Penanganan Permasalahan di TAMASYA” disampaikan oleh drg. Yuniarti dari Kemendukbangga/Perwakilan BKKBN DIY. Materi ini menggarisbawahi posisi strategis Satyagatra sebagai garda terdepan dalam pelayanan keluarga serta pentingnya peningkatan kapasitas konselor dalam memberikan pendampingan yang profesional dan berkualitas.

Kolaborasi antara Satyagatra dan Puspaga menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan keluarga serta mewujudkan keluarga yang berkualitas. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, layanan yang terintegrasi diharapkan mampu menjangkau lebih banyak keluarga dan memberikan solusi yang tepat terhadap berbagai tantangan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Satyagatra dan Puspaga di Yogyakarta dapat lebih berdampak dalam membangun keluarga yang tangguh, harmonis, dan berdaya sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : Kristian S. Widagdo

Editor : Dessy Phawestrina

Dokumentasi : Tim Humas Kemendukbangga/BKKBN DIY

Rilis : Kamis, 11 Juni 2026

Post Terkait