Kepala BKKBN RI Luncurkan Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DAHSAT) di DIY

JOGJA – Launching Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) DIY digelar secara serentak pada Selasa (30/11) dan diikuti secara virtual oleh Bupati, OPD KB dan seluruh Pokja Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) yang ada di DIY. Kegiatan dipusatkan di Ruang Yudhistira, Kompleks Balaikota Yogyakarta. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Wakil Walikota Yogyakarta, GKR Bendara, Wakil Ketua TP PKK Kota Yogyakarta, Kepala Dinas DP3AP2 DIY dan DP3AP2KB Kota Yogyakarta serta mitra kerja yang mendukung Program Dapur sehat Atasi Stunting ini yaitu dari ACT (Aksi Cepat Tanggap) dan PT. BPS (Boga Prima Sejahtera).

Dalam sambutannya, Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo mengatakan bahwa BKKBN diawal tahun 2021 ini mendapat mandat bersama-sama dengan Kementerian/Lembaga terkait untuk melakukan upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia yang ditargetkan pada tahun 2024 angka stunting nasional menjadi sebesar 14 persen. Sebagai tanda komitmen Bapak Presiden dalam percepatan penurunan stunting di Indonesai, baru-baru ini tepatnya pada tanggal 5 Agustus 2021, telah menandatangani Peraturan Presiden RI Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting.

BKKBN bekerjasama dengan Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM), Universitas Gadjah Mada, Perhimpunan Pakar Pangan dan Gizi (PERGIZI PANGAN) Indonesia dan Yayasan Makanan dan Minuman Indonesia (YAMMI) telah menyusun menu DASHAT agar bisa menjadi referensi untuk memenuhi gizi seimbang masyarakat di desa.

Kegiatan ini adalah upaya pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang yang memiliki calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, baduta/balita stunting terutama dari keluarga kurang mampu, melalui pemanfaatan sumberdaya lokal (termasuk bahan pangan lokal) yang dapat dipadukan dengan sumberdaya atau kontribusi kemitraan lainnya. Harapannya, Program DAHSAT akan meningkatkan pendapatan sekaligus mengembangkan inovasi produk bernilai ekonomi bagi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) yang dapat meningkatkan kesejahteraan anggota kelompoknya dan masyarakat  yang mengelola DAHSAT di Kampung KB Berkualitas.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pembacaan komitmen berupa deklarasi yang berisi komitmen melaksanakan pencegahan stunting dan dukungan terhadap Program DAHSAT oleh Lurah dan didampingi unsur Tim Pendamping Keluarga (TPK), Pokja Kampung KB, Ketua kelompok UPPKA dan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) yang akan di tindak lanjuti dalam kegiatan bersinergi.

Sumber : Bidang Dalduk Perwakilan BKKBN DIY

Related posts