HUT ke-19 IPeKB, Rohina Ajak Penyuluh KB DIY Wujudkan Budaya Kerja “Flower, Bee, Honey” dengan Semangat “Ubet, Greget, Ora Ruwet”

Yogyakarta – Semangat profesionalisme, kolaborasi, dan inovasi mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diselenggarakan pada Jumat (7/8/2026) di halaman Kantor Perwakilan BKKBN DIY. Momentum tersebut menjadi ajang memperkuat komitmen para Penyuluh Keluarga Berencana dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB/PLKB) sebagai garda terdepan dalam mewujudkan keluarga berkualitas melalui Program Bangga Kencana, percepatan penurunan stunting, serta berbagai program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara jajaran Perwakilan BKKBN DIY, OPD KB kabupaten/kota, para pendiri IPeKB, serta seluruh PKB/PLKB se-Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Rohina, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh jajaran IPeKB yang selama ini menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan keluarga di DIY. Menurutnya, peran Penyuluh KB tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai pendamping, edukator, motivator, sekaligus penggerak perubahan di tengah masyarakat. “Saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-19 kepada seluruh keluarga besar IPeKB. Semoga di usia yang semakin matang ini, IPeKB semakin profesional, semakin solid, adaptif terhadap perubahan, dan terus menjadi organisasi profesi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan keluarga di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Rohina.

Ia menambahkan bahwa berbagai capaian pembangunan keluarga tidak mungkin diraih oleh satu pihak saja, melainkan merupakan hasil sinergi antara Kemendukbangga/Perwakilan BKKBN DIY, OPD KB kabupaten/kota, IPeKB, dan seluruh mitra pembangunan.

Pada kesempatan tersebut, Rohina juga mengajak seluruh Penyuluh KB untuk terus mengimplementasikan filosofi Flower, Bee, Honey sebagai budaya kerja Ber-AKHLAK. Flower mencerminkan semangat menghadirkan energi positif, pelayanan yang ramah, dan kemampuan untuk terus bertumbuh. Bee mengajarkan pentingnya kerja keras, disiplin, kolaborasi, dan semangat gotong royong. Sementara Honey menjadi simbol manfaat nyata yang harus dirasakan masyarakat dari setiap pengabdian Penyuluh KB.

“Saya berharap filosofi Flower Bee Honey tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar menjadi karakter, budaya organisasi, dan pedoman dalam setiap langkah pengabdian para Penyuluh Keluarga Berencana. Teruslah meningkatkan kompetensi, memperkuat integritas, mengembangkan inovasi, serta memanfaatkan teknologi informasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif dan berkualitas,” tegas Rohina.

Sementara itu, Ketua IPeKB DIY, Triyana, memperkenalkan slogan baru yang akan menjadi semangat bersama seluruh Penyuluh KB di DIY, yaitu “Ubet, Greget, Ora Ruwet.” Menurutnya, slogan tersebut mencerminkan karakter yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. “Ubet berarti aktif, pantang menyerah, dan inovatif. Greget berarti bekerja penuh semangat dan rajin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ora Ruwet menjadi komitmen untuk tidak menyulitkan orang lain, selalu mengedepankan pelayanan prima, serta menghadirkan positive vibes dalam setiap pelayanan. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi budaya kerja IPeKB DIY agar semakin profesional, adaptif, dan dicintai masyarakat,” ujar Triyana.

Memasuki usia ke-19, IPeKB DIY berkomitmen untuk terus memperkuat kompetensi, meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas kolaborasi lintas sektor, serta mendorong inovasi dalam mendukung pembangunan keluarga yang berkualitas. Dengan semangat yang diwariskan para pendiri organisasi, diperkuat filosofi Flower, Bee, Honey serta slogan Ubet, Greget, Ora Ruwet, IPeKB DIY optimis dapat terus menjadi organisasi profesi yang adaptif, profesional, dan menjadi mitra strategis Kemendukbangga/BKKBN dalam mewujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : Dessy Phawestrina

Editor : Tiara Rosivanengtyas

Dokumentasi : Kristian S. Widagdo, Gunanto

Rilis : Jumat, 7 Agustus 2026

Post Terkait