JOGJA – Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia diperingati setiap tanggal 26 September, pada tahun 2020 ini tema yang diangkat adalah “Pahami dan Rencanakan dengan Nyamanâ€. Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia bertujuan mengangkat kesadaran mengenai kontrasepsi dan meningkatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan kesehatan seksual.
Rangkaian kegatan Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia di Daerah Istimewa Yogyakarta diawali dengan Bulan Pelayanan KB MKJP, khususnya IUD dan Implan yang digerakkan oleh tenaga lini lapangan meliputi, Sub PPKBD, PPKBD dan Penyuluh KB. Program Bulan Pelayanan KB MKJP hadir sebagai salah satu langkah strategi BKKBN untuk meningkatkan kesertaan ber-KB khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Digelar pada tanggal 18 Agustus 2020 – 26 September 2020,  capaian hasil pelayanan KB MKJP DIY tercatat sebanyak 3.287 pelayanan KB IUD (60,9 % dari target IUD) dan 2.002 pelayanan KB implant (272,3 % dari target implant) atau dapat disimpulkan hasil keseluruhan mencapai 86,2% dari total target 6.136 akseptor. Sedangkan untuk pelayanan MOP tercatat sebanyak 22 akseptor dan MOW sebanyak 162 akseptor (data per tanggal 23 September 2020).
Puncak Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia dilaksanakan pada hari Jumat, 26 September 2020 yang dilakukan dengan Senam Sajojo bersama dihalaman Kantor Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam waktu yang bersamaan kegiatan Senam Sajojo juga dilakukan di seluruh OPD KB se Darerah Istimewa Yogyakarta yang diikuti oleh pegawai, Penyuluh KB dan Perwakilan Kader IMP. Walaupun melakukan aktifitas fisik dan mengumpulkan orang, kegiatan Senam Sajojo ini tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid19 dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sesering mungkin/ memakai handsanitizer.
“Melalui peringatan Hari Kontrasepsi, BKKBN berikhtiar untuk terus memberikan pelayanan KB yang terbaik bagi masyarakat meski di tengah kondisi pandemiâ€, demikian disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Dr. Ukik Kusuma Kurniawan, SKM, MPS, MA pada Senam Sajojo serentak di Halaman Kantor Perwakilan BKKBN DIY, Jumat (25/9).
Kepala Perwakilan BKKBN DIY, selanjutnya menyampaikan bahwa makna dari Hari Kontrasepsi Dunia adalah agar kita selalu sadar dan ingat bahwa kontrasepsi adalah kebutuhan utama keluarga dalam rangka membentuk keluarga kecil bahagia sejahtera. Hal ini sejalan dengan tujuan Hari Kontrasepsi Dunia, yaitu untuk meningkatkan kesadaran semua pihak mengenai kontrasepsi dan meningkatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan kesehatan seksual. Oleh karena itu beliau berharap dengan ketersediaan kontrasepsi serta kualitas pelayanan prima, maka setiap kehamilan yang terjadi pada keluarga-keluarga di Indonesia adalah benar benar diinginkan dan telah direncanakan dengan baik.
Senam Sajojo digelar serentak di 34 perwakilan BKKBN dan diikuti oleh seluruh pegawai BKKBN dan mitra kerja. Pada kesempatan yang sama dibacakan pula hasil lomba Senam Sajojo yang telah sebelumnya dilaksanakan secara virtual dengan DKI Jakarta keluar sebagai Juara I, Perwakilan BKKBN Jawa Barat sebagai juara II, Perwakilan BKKBN Gorontalo sebagai juara III, dan Perwakilan BKKBN Papua sebagai juara favorit.
Berikut Dokumentasi kegiatan dalam Puncak Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia dilaksanakan pada hari Jumat, 26 September 2020.




