WCD 2026: 37 AKSEPTOR DI SLEMAN DAPAT LAYANAN KB MKJP, BKKBN TEKANKAN PENTINGNYA PERENCANAAN KEHAMILAN

SLEMAN — Merencanakan kehamilan bukan hanya tentang menentukan kapan memiliki anak, tetapi juga tentang mempersiapkan masa depan keluarga. Pesan inilah yang mengemuka dalam Bakti Sosial Pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan Seminar Kesehatan dalam rangka memperingati World Contraception Day (WCD) 2026 yang digelar Selasa (29/9/2026) di RSU Mitra Paramedika, Kabupaten Sleman.

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan BKKBN DIY bersama Pemerintah Kabupaten Sleman tersebut strategis untuk memperluas akses pelayanan kontrasepsi sekaligus meningkatkan literasi masyarakat mengenai kesehatan reproduksi dan pemilihan kontrasepsi yang efektif. Lebih dari sekadar pelayanan kesehatan, KB memiliki dimensi pembangunan keluarga dan kependudukan. Keberlanjutan program KB dan kesehatan reproduksi diperlukan untuk mendukung pengendalian penduduk sekaligus membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.

Acara diresmikan oleh Asisten Sekda Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sleman, Makwan, S.TP., M.T. Kegiatan diisi dengan pelayanan KB serta seminar interaktif tentang kesehatan reproduksi yang menghadirkan Dr. dr. Ide Pustaka Setiawan, M.Sc., HPE, Sp.OG., FFRI sebagai narasumber dengan tema “Pemilihan Kontrasepsi Efektif”.

Dalam bakti sosial tersebut, 37 akseptor mendapatkan pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), dengan rincian 15 akseptor mendapatkan pelayanan implan, sementara 22 akseptor mendapatkan pelayanan IUD. Pelayanan ini menjadi langkah nyata dalam memperluas akses masyarakat terhadap pilihan kontrasepsi yang efektif, aman, dan sesuai dengan kebutuhan perencanaan keluarga.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa pelayanan KB dan edukasi kesehatan reproduksi perlu berjalan beriringan. Masyarakat tidak hanya membutuhkan akses terhadap metode kontrasepsi, tetapi juga informasi dan konseling agar dapat memahami pilihan yang tersedia sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Rohina, M.Si., menegaskan bahwa setiap pasangan usia subur memiliki hak untuk mendapatkan informasi, konseling, dan pelayanan kontrasepsi yang berkualitas serta sesuai kebutuhan. WCD yang diperingati setiap tanggal 26 September merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan kehamilan, pemenuhan kebutuhan ber-KB, serta pemenuhan hak pasangan usia subur untuk memperoleh informasi dan pelayanan kontrasepsi yang aman, efektif, dan berkualitas. DIY merangkai peringatan WCD dengan Pelayanan KB Serentak yang dilaksanakan mulai 7 September hingga 7 Oktober 2026, dengan pelaporan hingga 10 Oktober 2026.

BKKBN DIY mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memaksimalkan pelayanan dan memperkuat koordinasi agar cakupan pelayanan KB semakin optimal. Di tengah dinamika pembangunan kependudukan, edukasi menjadi kunci agar masyarakat dapat mengambil keputusan kesehatan reproduksi berdasarkan informasi yang tepat. Setiap pasangan perlu memahami bahwa pilihan kontrasepsi dapat didiskusikan bersama tenaga kesehatan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

“Saya berharap kita dapat bersama-sama merumuskan langkah-langkah strategis, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di lapangan. Mari kita jadikan momentum ini sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tegas Rohina.

Momentum WCD 2026 menjadi ajakan bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. Jangan ragu mencari informasi, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, dan memanfaatkan layanan KB yang tersedia. Dengan perencanaan kehamilan yang matang dan akses pelayanan yang berkualitas, keluarga dapat dipersiapkan menjadi lingkungan terbaik bagi tumbuh kembang generasi berikutnya. Berencana bukan sekadar menentukan jumlah dan jarak kelahiran. Berencana adalah mempersiapkan masa depan keluarga. Mari bersama mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan berkualitas. Berencana Itu Keren!

Penulis                 : Dessy Phawestrina
Editor                   : M. Zaitun Fathurachman
Dokumentasi    : Tiara Rosivanengtyas
Rilis                     : Selasa, 29 September 2026

Related posts