Pastikan Akurasi Data, BKKBN DIY Monitoring Pemutakhiran Data Keluarga SIGA 2026

Yogyakarta (11/09) – Memastikan data keluarga yang akurat, terkini, dan sesuai dengan kondisi di lapangan, Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Tim Kerja Data dan Informasi melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pemutakhiran Data Keluarga SIGA Tahun 2026 (Monev PDK26) pada Kabupaten/Kota lokus Pemutakhiran Data Keluarga pada SIGA Tahun 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan proses pemutakhiran data keluarga berjalan sesuai dengan ketentuan serta data yang telah dihimpun dan diinput pada aplikasi Pemutakhiran Data Keluarga pada SIGA Tahun 2026 terisi lengkap dan sesuai dengan kondisi keluarga yang sebenarnya.

Monev PDK26 dilaksanakan di 4 (empat) Kapanewon dan 1 (satu) Kemantren sampling pada Kabupaten/Kota lokus Pemutakhiran Data Keluarga pada SIGA Tahun 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tim Kerja Data dan Informasi melakukan wawancara ulang terhadap 6 (enam) keluarga terpilih sekaligus mencocokkan informasi yang diperoleh dari lapangan dengan data yang telah diinput sebelumnya oleh para kader pendata.

Mengingat persebaran area lokus dan jangkauan, Tim Kerja Data dan Informasi membagi tim menjadi beberapa kelompok untuk melaksanakan Monev PDK26. Di Kabupaten Kulon Progo, Monev PDK26 dilaksanakan di Kalurahan Kalurahan Giripeni Kapanewon Wates pada selasa 8 september 2026, pada hari yang sama juga dilaksanakan Monev PDK26 di Kalurahan Potorono, Baturetno, dan Jagalan Kapanewon Banguntapan Kabupaten Bantul. Pada hari berikutnya 9 September 2026, Monev PDK26 dilaksanakan di Kelurahan Kemadang Kapanewon Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul. Dilanjutkan Monev PDK26 di Kelurahan Sumbersari, Sumberagung, dan Sumberarum Kapanewon Moyudan Kabupaten Sleman pada 10 september 2026. Dan hari ini, 11 september 2029 Monev PDK26 dilaksanakan di Kelurahan Pandeyan Kemantren Umbulharjo Kota Yogyakarta.

Proses Monev PDK26 dilakukan dengan kunjungan langsung kepada responden terpilih dan wawancara ulang untuk konfirmasi dan menggali kembali informasi yang berkaitan dengan kondisi keluarga serta membandingkannya dengan data yang telah tercatat dalam aplikasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat kesesuaian data sekaligus memastikan bahwa proses pengisian instrumen pemutakhiran data telah dilaksanakan sesuai tata cara yang ditetapkan.

Selain memastikan kesesuaian data, kegiatan monitoring juga menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung berbagai kendala dan kesulitan yang masih dihadapi kader pendata dalam melaksanakan pemutakhiran data di lapangan. Informasi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pelaksanaan kegiatan berikutnya, sehingga kendala yang ditemukan dapat ditindaklanjuti dan proses pemutakhiran data dapat berjalan lebih efektif.

Keberadaan data keluarga yang berkualitas memiliki peran penting dalam mendukung penyusunan perencanaan program dan kebijakan. Data yang akurat dan terkini dapat memberikan gambaran yang lebih tepat mengenai kondisi keluarga, sehingga intervensi program dapat direncanakan dan diarahkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara langsung, Perwakilan BKKBN DIY terus mendorong penguatan kualitas data keluarga sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola data yang lebih baik. Proses verifikasi dan validasi secara berkala juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan terhadap data yang tersedia dalam sistem.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Perwakilan BKKBN DIY bersama para kader pendata, Petugas Lapangan KB (PKB/PLKB) dan pemangku kepentingan di tingkat wilayah untuk menjaga kualitas Pemutakhiran Data Keluarga pada SIGA Tahun 2026. Dengan data yang semakin akurat, lengkap, dan terkini, diharapkan perencanaan program Bangga Kencana dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Dengan data berkualitas, perencanaan lebih tepat, pembangunan semakin berdampak. Mari wujudkan data yang berkualitas dan bermakna, karena data mencerdaskan bangsa.

Penulis: Festika Sari, Andhika Harun Al Rosyid
Editor: Irfan
Dokumentasi: Istimewa
Rilis: Jum’at, 11 September 2026

Related posts