Bentengi Integritas, Perkuat Kesejahteraan: BKKBN DIY Siapkan ASN dan Duta Genre Hadapi Tantangan di Era Digital

Yogyakarta – Di era ketika arus informasi bergerak tanpa batas dan tantangan sosial semakin kompleks, Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut tidak hanya mampu memberikan pelayanan publik yang cepat dan profesional, tetapi juga memiliki ketangguhan karakter, wawasan kebangsaan, serta kesiapan menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat. Ancaman radikalisme, kekerasan terhadap anak, hingga pentingnya jaminan perlindungan sosial menjadi isu yang tak bisa dipandang sebelah mata. Berangkat dari kesadaran tersebut, Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar pembinaan pegawai sebagai ruang belajar bersama untuk memperkuat kapasitas ASN dalam menjawab tantangan zaman.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026) itu dilaksanakan secara hybrid di Ruang Widya I Perwakilan BKKBN DIY dan melalui zoom meeting. Seluruh ASN, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), mengikuti kegiatan tersebut bersama Forum Generasi Berencana (Genre) DIY sebagai mitra strategis. Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga menjadi forum penguatan nilai-nilai profesionalisme, integritas, dan kolaborasi antarpegawai dan mitra kerja dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan keluarga yang berkualitas.

Membuka kegiatan, Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Rohina, M.Si, mengingatkan bahwa kualitas pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh kompetensi teknis, tetapi juga oleh karakter dan integritas aparatur. Menurutnya, ASN memiliki tanggung jawab besar sebagai teladan di lingkungan kerja maupun masyarakat.

 “Kita punya kewajiban untuk menanamkan ASN Ber-AKHLAK. Pembinaan ini menjadi momentum untuk memperkuat integritas, meningkatkan wawasan, sekaligus membangun kesadaran bahwa setiap ASN memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan bangsa dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Rohina.

Pesan tersebut menjadi benang merah seluruh rangkaian kegiatan, yakni membangun aparatur yang profesional sekaligus memiliki kepedulian terhadap isu-isu strategis bangsa.

Penguatan karakter ASN diawali melalui materi “Mencegah Radikalisasi dan Kekerasan pada Anak” yang disampaikan oleh Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Densus 88 Anti Teror Polri DIY, AKBP. J. Budi Moses Harahap, S.I.K. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bahwa penyebaran paham radikal kini semakin beragam, termasuk melalui ruang digital yang akrab dengan kehidupan anak dan remaja. Karena itu, ASN tidak hanya berperan sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga sebagai agen edukasi yang mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan, memperkuat ketahanan keluarga, serta menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak. Materi ini menegaskan bahwa perlindungan anak dan pencegahan radikalisme merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

Pembinaan kemudian dilanjutkan dengan materi “Jaminan Sosial ASN” yang disampaikan oleh Manajer Umum dan SDM PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Yogyakarta, Ghufron Amali beserta tim yang memaparkan materi tentang Ketaspenan dan program Taspen Life. Berbagai program perlindungan, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua hingga Jaminan Pensiun dipaparkan sebagai bentuk perlindungan negara terhadap ASN. Peserta juga diajak memahami pentingnya merencanakan kesejahteraan sejak dini dan memanfaatkan layanan digital Taspen untuk memperoleh informasi secara cepat dan mudah. Materi ini menegaskan bahwa pegawai yang bekerja dengan tenang dan memiliki kepastian perlindungan sosial akan lebih fokus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui pembinaan ini, Perwakilan BKKBN DIY ingin menegaskan bahwa membangun ASN yang unggul tidak hanya dilakukan melalui peningkatan kompetensi, tetapi juga melalui penguatan karakter, kepedulian sosial, dan jaminan kesejahteraan yang memadai. Ketika integritas berpadu dengan rasa aman dalam bekerja, pegawai akan lebih siap menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas serta mendukung terwujudnya pembangunan keluarga yang tangguh dan berkelanjutan. Semangat untuk terus belajar, kepedulian terhadap isu-isu strategis, menjaga nilai-nilai kebangsaan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat diharapkan menjadi budaya kerja yang terus tumbuh di lingkungan Perwakilan BKKBN DIY.

Penulis : Dessy Phawestrina

Editor : Tiara Rosivanengtyas

Dokumentasi : Kristian S. Widagdo  

Rilis : Rabu, 22 Juli 2026

Post Terkait