Yogyakarta –Keberhasilan pembangunan keluarga tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam memperluas jangkauan program, memperkuat edukasi masyarakat, serta menciptakan inovasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan keluarga di masa depan. Dalam konteks ini, perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai mitra penghasil pengetahuan, riset, dan sumber daya manusia yang berkontribusi langsung bagi masyarakat. Semangat kolaborasi itulah yang terus diperkuat oleh Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta melalui kemitraan dengan berbagai…
Read More