Yogyakarta – Percayakah bahwa 1 dari 10 penduduk Indonesia adalah lansia? Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa penduduk lansia di Indonesia terus mengalami peningkatan baik dari sisi jumlah maupun proporsi. Sejak tahun 2021, Indonesia telah memasuki fase struktur penduduk tua (ageing population). Pada tahun 2025 jumlah lansia mencapai 11,93 persen dengan rasio ketergantungan 11,00 sehingga sekitar 1 dari 10 penduduk adalah lansia. Meskipun lansia merupakan kelompok penduduk rentan, fenomena ageing population dapat menjadi bonus demografi kedua ketika proporsi lansia semakin banyak tetapi masih produktif dan dapat memberikan kontribusi bagi negara.

Dalam menjaga kesehatan fisik maupun mental demi mencapai penuaan aktif (active ageing) lansia perlu didukung dengan aktivitas group. Beberapa di antaranya aktivitas sehat yang secara kreatif diintergrasikan dalam kegiatan saling mengunjungi dan menghadiri pertemuan sosial, melakukan aktivitas sehat bersama dalam kelompok, mengkombinasikan program makanan sehat dengan pertemanan, melakukan olah raga reguler berkelompok, termasuk meluangkan waktu lebih banyak di antara orang-orang yang sehat sehingga tertular kebiasaan sehat. Untuk mengoptimalkan aktivitas berkelompok bagi lansia diperlukan lingkungan yang ramah usia.
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan provinsi dengan persentase lansia dan usia harapan hidup tertinggi di Indonesia. Perwakilan BKKBN DIY dan Pemerintah Kota Yogyakarta menyikapi fenomena ageing population secara positif dengan menyediakan wadah long life education bagi lansia. Selasa, 10 Februari 2025 di Gedung Bima, Balai Kota Yogyakarta, dilaksanakan Launching Sekolah Lansia Standar 1 (SL S1) Kota Yogyakarta Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari program Lansia Berdaya (SIDAYA).

Sebanyak 9 Sekolah Lansia diluncurkan serentak oleh Kepala Perwakilan BKKBN DIY Mohamad Iqbal Apriansyah, SH., M.P.H dan Wakil Walikota Yogyakarta Wawan Harmawan, SE., M.M sebagai wadah pembelajaran bagi lansia agar tetap sehat, mandiri, dan aktif berpartisipasi sesuai minat dan potensi. Kegiatan pada Sekolah Lansia meliputi: Sosialisasi Sekolah Lansia; Pendampingan pengembangan Sekolah Lansia; Pendampingan pelatihan kepada pengelola Sekolah Lansia; Pendampingan penyusunan kurikulum; Pendampingan pelaksanaan sampai dengan wisuda Sekolah Lansia; serta Monitoring dan evaluasi pelaksanaan Sekolah Lansia. Melalui Sekolah Lansia diharapkan dapat mendukung terwujudnya lansia yang berdaya dan sejahtera di Kota Yogyakarta.
Penulis: Dessy Phawestrina