Perkuat Pilar Reformasi Birokrasi dan Wujudkan ZI – WBBM Melalui ASN Sehat, Cerdas Finansial, Tangguh Bencana dan Berjiwa Melayani di Perwakilan BKKBN DIY

Yogyakarta – Reformasi Birokrasi merupakan agenda berkelanjutan yang telah lama digaungkan oleh pemerintah Indonesia dengan tujuan mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Reformasi Birokrasi tidak hanya menyentuh perubahan struktur organisasi, tetapi juga menyasar proses kerja, regulasi, budaya kerja, serta kualitas sumber daya manusia aparatur. Tujuan akhir yang ingin dicapai yaitu terciptanya pemerintah yang bersih dan melayani, mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, adil, dan berintegritas (good governance).

Dalam implementasi Reformasi Birokrasi sering menghadapi tantangan dari sisi SDM karena resistensi terhadap perubahan dan keterbatasan kapasitas. Untuk mendukung pelaksanaan Reformasi Birokrasi serta mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan berkinerja tinggi, ASN sebagai penggerak utama pelaksanaan program dan kebijakan dituntut untuk memiliki kondisi fisik dan mental yang prima sebagai salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas dan kualitas kinerja ASN. Disamping itu jiwa melayani juga harus ditumbuhkan dan diinternalisasi pada seluruh ASN.

Jumat, 13 Februari 2026 Perwakilan BKKBN DIY melaksanakan kegiatan pembinaan dan peningkatan kompetensi pegawai secara menyeluruh. Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi teknis dan administratif, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, kesejahteraan, kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan dan risiko di lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari, serta menginternalisasi jiwa melayani. Pembinaan pegawai diawali dengan senam bersama yang diharapkan dapat mendorong budaya hidup sehat, serta memperkuat kebersamaan dan semangat kerja di lingkungan Perwakilan BKKBN DIY.

Narasumber khusus dihadirkan dari instansi terkait dan profesional di bidangnya masing-masing. Tips cerdas finansial disampaikan oleh narasumber dari Bank BPD DIY, sementara materi kesiapsiagaan bencana disampaikan oleh narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY. Selanjutnya penguatan kapasitas ASN dalam memberikan pelayanan publik disampaikan oleh Dimas Pras, seorang trainer, motivator, dan public speaker profesional. “Sebagai pelayan publik, kita harus peka dan aware pada hal-hal yang sering dianggap sepele namun sangat vital dalam mewujudkan pelayanan prima” kata Dimas Pras.

Keberhasilan Reformasi Birokrasi sangat ditentukan oleh kualitas ASN yang sehat fisik dan mental, cerdas finansial, tangguh bencana, serta berjiwa melayani. Keempat karakter ini saling melengkapi dalam membentuk ASN yang berkinerja tinggi, adaptif, serta mampu menjalankan fungsinya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat pemersatu bangsa. Setelah memperoleh predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI – WBK), Perwakilan BKKBN DIY berusaha untuk mencapai predikat Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI – WBBM). Penguatan kapasitas ASN ini menjadi prasyarat strategis dalam mendukung Reformasi Birokrasi dan mencapai predikat ZI – WBBM secara substansif dan komprehensif, bukan sekedar administratif.

Penulis : Dessy Phawestrina

Editor : Tim Humas Perwakilan BKKBN DIY

Dokumentasi : Christin Aprilya Adam, Tiara Rosivanengtyas

Rilis : Jumat, 13 Februari 2026

Waktu : Pkl 16.30 WIB

Post Terkait