Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN DIY Mohamad Iqbal Apriansyah menghadiri Pengajian Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah DIY pada Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Sabang Merauke Akademi Angkatan Udara (AAU), Kalasan, Kabupaten Sleman, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda DIY, pimpinan instansi vertikal, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah DIY.
Pengajian menghadirkan Prof. drh. Agung Budiyanto, M.P., Ph.D. sebagai penceramah. Dalam tausiahnya, Prof. Agung menyampaikan pesan-pesan dengan gaya yang cair, hangat, dan humoris, sehingga pengajian berlangsung khidmat namun tetap penuh keakraban. Penceramah mengajak jamaah untuk merefleksikan makna mendalam peristiwa Isra Mi’raj sebagai perjalanan spiritual yang sarat keteladanan.

Prof. Agung menekankan bahwa keteladanan Rasulullah SAW terletak pada kekuatan akhlak dan konsistensi dalam pengabdian. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan Rasulullah SAW dalam membangun peradaban tidak hanya ditopang oleh kecerdasan dan strategi, tetapi terutama oleh akhlak mulia yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
“Akhlak adalah fondasi utama kepemimpinan. Tanpa akhlak, kekuatan dan jabatan tidak akan membawa kemajuan yang hakiki,” ujarnya.
Pesan tersebut sejalan dengan firman Allah SWT, “Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung” (QS. Al-Qalam: 4). Menurut penceramah, ayat ini menegaskan bahwa akhlak mulia merupakan inti dari keteladanan Rasulullah SAW yang relevan untuk diterapkan oleh prajurit maupun aparatur negara di era saat ini.
Kehadiran Kepala Perwakilan BKKBN DIY pada kegiatan ini menegaskan komitmen Kemendukbangga/BKKBN dalam mendukung penguatan nilai spiritual dan moral sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Nilai keteladanan Rasulullah SAW yang disampaikan dalam tausiah selaras dengan semangat pembangunan keluarga berkualitas, terutama karena keluarga menjadi ruang pertama dan utama dalam pembentukan karakter, keimanan, serta akhlak generasi penerus.

Melalui berbagai program pembangunan keluarga, ketahanan keluarga, serta percepatan penurunan stunting, Kemendukbangga/BKKBN terus mendorong terwujudnya generasi yang sehat secara fisik, mental, sosial, dan spiritual. Keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun keluarga, menanamkan nilai tanggung jawab, serta memperlakukan sesama dengan kasih sayang menjadi inspirasi penting dalam mewujudkan keluarga tangguh dan berdaya.
Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan menjadi momentum refleksi bersama bagi aparatur negara dan masyarakat untuk terus memperkuat nilai keimanan, integritas, serta kepedulian terhadap pembangunan keluarga dan generasi masa depan, demi terwujudnya keluarga berkualitas dan Indonesia yang maju serta berkelanjutan.
Penulis: Christin Aprilya Adam