Jakarta – Kepala BKKBN, Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo, SP.OG. (K) melakukan Launching Hasil Pendataan Keluarga Tahun 2021, pada hari Kamis 4 November 2021. Kegiatan ini diikuti oleh Gubernur, Bupati/ Walikota dan Mitra Kerja terkait yang dipusatkan di Ruang Auditorium Lt.1 Gedung Halim I BKKBN Pusat, dan juga diikuti secara Virtual bagi yang berhalangan hadir.
Kepala BKKBN dalam sambutan dan pemaparan Hasil Pendataan Keluarga 2021 ini menyampaikan apresiasi kepada para Kepala Daerah, Gubernur, Bupati/ Walikota, OPD sampai dengan petugas pendata dilapangan atas kerja kerasnya dalam mensukseskan PK21. Secara Nasional telah terdata sebanyak 68.478.139 Keluarga, atau 102% dari yang ditargetkan.
Hasil Pendataan Keluarga 2021 bertujuan untuk mendapatkan data sebagai evaluasi program Bangga Kencana, sebagai peta kerja di tingkat lini lapangan, sumber data untuk indikator Keluarga Berpotensi Resiko Stunting dan Indikator Tahapan Keluarga Pra Sejahtera serta mengevaluasi kinerja Program Pembangunan lainnya.
Setelah melakukan Launching Hasil Pendataan Keluarga 2021, Kepala BKKBN memberikan penghargaan kepada Pelaksana PK21 terbaik tingkat Provinsi dari berbagai Kategori, meliputi kategori manajemen pelaksanaan terbaik; dukungan Pemerintah Daerah terbaik; tercepat mendata, komitmen 100% metode smartphone, progres terbaik, dan inovasi terbaik.
Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan Penghargaan Pelaksana PK21 terbaik tingkat Provinsi dengan “Kategori Tercepat Mendataâ€. Hal ini bisa diraih atas prestasi Daerah Istimewa Yogyakarta yang bisa menyelesaikan pendataan tercepat selama periode pengumpulan Data 1 April s.d. 31 Mei 2021 berdasarkan Data yang masuk dalam Dasboard Monitoring PK21.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, yang diwakili secara Virtual oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan, dr. Etti Kumolowati, M.Kes. Dalam testimoninya beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada BKKBN yang telah sukses menyelenggarakan Pendataan Keluarga Tahun 2021. Secara Khusus Etti Kumolowati, menyampaikan apresiasi kepada Kader Pendata dilapangan yang telah bekerja dengan maksimal walaupun disaat Pandemi sehingga DIY bisa masuk dalam kategori tercepat dalam mendata. Pemerintah DIY berkomitmen akan menggunakan hasil Pendataan Keluarga ini dalam perencanaan pembangunan, khususnya dalam penanganan penurunan stunting.

