BANTUL — Upaya membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan sadar kependudukan sejak dini terus diperkuat melalui program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Komitmen tersebut ditunjukkan SD Negeri Kasihan, Kabupaten Bantul, melalui kunjungan Tim Verifikasi Lapangan Apresiasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Tahun 2026 dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.
Kegiatan ini dihadiri Direktur Pengelolaan Kerja Sama Pendidikan Kependudukan, I Made Yudhistira Dwipayama, S.Psi., M.Psi., didampingi Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Rohina, M.Si dan disambut hangat oleh Hermawan Setiaji, S.IP., M.H., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bantul yang mewakili Bupati Bantul, Kepala SD Negeri Kasihan, Harsiana Wardani, M.Pd beserta seluruh jajaran.
Turut hadir perwakilan perangkat daerah dan pemangku kepentingan Kabupaten Bantul, meliputi Dikpora, DP3AP2KB, Disdukcapil, Dinas Kesehatan, Kominfo, BNN, BPBD, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Bank Bantul, Satpol PP, Panewu Kasihan, Puskesmas Kasihan 1, Penyuluh KB, kader, serta komite sekolah. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam mendukung pendidikan kependudukan sejak usia dini.
Verifikasi lapangan menjadi momentum untuk melihat secara langsung pelaksanaan program SSK, termasuk upaya dan inovasi sekolah dalam mengintegrasikan materi kependudukan ke dalam pembelajaran serta membangun budaya sekolah yang mendukung kesadaran kependudukan.
Direktur Pengelolaan Kerja Sama Pendidikan Kependudukan, I Made Yudhistira Dwipayama, menekankan pentingnya pendidikan kependudukan sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
“Sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan pemahaman tentang kependudukan sejak dini. Melalui Sekolah Siaga Kependudukan, peserta didik diharapkan tidak hanya mengenal isu-isu kependudukan, tetapi juga mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Made.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bantul, Hermawan Setiaji, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program SSK. Ia juga berpesan agar implementasi program SSK di sekolah tetap berlandaskan penguatan moral, pembentukan karakter, serta pelestarian nilai-nilai luhur budaya Yogyakarta.
“Kami sangat mendukung program Sekolah Siaga Kependudukan karena memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berkualitas dan memiliki kesadaran terhadap isu-isu kependudukan. Namun, pelaksanaannya di sekolah juga harus senantiasa memperhatikan penguatan moral dan karakter peserta didik, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya Yogyakarta. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tetapi juga berakhlak mulia, berbudaya, dan memiliki jati diri yang kuat,” pesannya.
Melalui program SSK, peserta didik didorong untuk memiliki pemahaman yang lebih baik tentang isu kependudukan sekaligus menumbuhkan karakter, budaya, prestasi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Integrasi pendidikan kependudukan dalam kegiatan belajar diharapkan menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam menghadapi tantangan masa depan.
Kunjungan verifikasi ini diharapkan semakin memperkuat komitmen SD Negeri Kasihan dalam mengembangkan pendidikan kependudukan yang berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, SSK diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. Bersama Sekolah Siaga Kependudukan, wujudkan generasi cerdas, berkarakter, dan sadar kependudukan sejak dini!
Penulis : Anjania Rayi Saputri
Editor : Dessy Phawestrina
Dokumentasi : Kristian S. Widagdo
Rilis : Jumat, 16 Oktober 2026