SLEMAN — Upaya percepatan penurunan stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta bersama PT Bank Mandiri melaksanakan Pemberian Bantuan Nutrisi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) bagi 200 keluarga berisiko stunting di Kabupaten Sleman, Senin (14/9/2026). Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk bantuan nutrisi yang disalurkan selama tiga bulan kepada keluarga sasaran yang tersebar di tiga kalurahan, yakni Kalurahan Tamanmartani dan Selomartani di Kapanewon Kalasan, serta Kalurahan Gayamharjo di Kapanewon Prambanan.
Penerima manfaat terdiri atas 23 sasaran dari Kalurahan Tamanmartani, 148 sasaran dari Kalurahan Selomartani, dan 29 sasaran dari Kalurahan Gayamharjo, sehingga total mencapai 200 keluarga berisiko stunting. Program ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah stunting sejak dini. Pelaksanaan program juga menjadi bagian dari upaya bersama lintas pihak untuk memperkuat intervensi bagi keluarga berisiko stunting dan mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas.
Kepala Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta, Rohina, M.Si., menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepedulian PT Bank Mandiri dalam memperkuat pelaksanaan Program GENTING di DIY.
“Melalui GENTING, bantuan dari orang tua asuh diharapkan dapat mendukung keluarga miskin yang berisiko stunting. Program ini membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari BUMN, BUMD, individu atau perorangan, LSM dan komunitas, pihak swasta, perguruan tinggi atau akademisi, hingga media,” ujar Rohina.
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk memastikan upaya pencegahan stunting dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, khususnya selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
“Kerja sama dengan PT Bank Mandiri ini merupakan contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat diwujudkan dalam bentuk kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan keluarga dan anak-anak yang menjadi sasaran program,” tambahnya.
Rohina menjelaskan, pencegahan stunting tidak cukup hanya dilakukan melalui pemberian makanan atau bantuan nutrisi. Intervensi harus dilaksanakan secara komprehensif dengan memadukan intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Intervensi spesifik diarahkan secara langsung kepada kelompok sasaran, seperti ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita. Sementara itu, intervensi sensitif mencakup berbagai faktor yang memengaruhi kondisi keluarga, antara lain sanitasi, akses terhadap air minum layak, edukasi pola hidup sehat, penanganan kemiskinan, serta penguatan pola asuh dan ketahanan keluarga.
Rohina berharap dukungan PT Bank Mandiri dapat terus berkembang, tidak hanya dalam bentuk bantuan nutrisi, tetapi juga dapat diperluas pada dukungan air bersih, edukasi, maupun bentuk intervensi lainnya. Dengan demikian, dampaknya dapat semakin luas dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Kabupaten Sleman.
Sementara itu, Vice President PT Bank Mandiri, Sulistriana, menyampaikan bahwa Bank Mandiri berkomitmen untuk turut menyukseskan program pemerintah dalam penanggulangan stunting.
“PT Bank Mandiri berkomitmen untuk ikut menyukseskan program pemerintah dalam penanggulangan stunting, salah satunya melalui pemberian bantuan nutrisi. Hal ini merupakan bagian dari tanggung jawab dan kepedulian Bank Mandiri terhadap masyarakat,” ungkap Sulistriana.
Pemberian bantuan nutrisi ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung Program GENTING. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk menjadi orang tua asuh dan memberikan dukungan nyata kepada keluarga yang membutuhkan. Lebih lanjut lagi dapat memperluas jangkauan intervensi pencegahan stunting sekaligus memperkuat kepedulian bersama dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Kegiatan pemberian bantuan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sleman dr. Novita Krisnaeni, MPH; Branch Manager Bank Mandiri KCP Sleman Andry Anwar; Panewu Kalasan Samino, S.IP., M.Ec.Dev.; Panewu Prambanan Sri Purwati, SH., MM.; Lurah Selomartani Sigit Tri Suhartoyo; Kamituo Tamanmartani Awan Paradhes Parasteka; Lurah Gayamharjo Parwoko, ST.; Penyuluh KB Kapanewon Kalasan dan Prambanan; serta Tim Pendamping Keluarga yang terdiri atas PKK, bidan, dan kader KB dari Kapanewon Kalasan dan Prambanan.
Penulis : Ahmad Afandi
Editor : Dessy Phawestrina
Dokumentasi : Purwanto Sudaryono
Rilis : Senin, 14 September 2026